Siapapun yang mempunyai bayi yang sudah dapat bersuara dan tertawa pasti dibuat senang karenanya. Tertawa renyah si kecil yang terkadang muncul spontan karena melihat orang di sekitarnya melakukan hal yang menurutnya lucu akan sangat menghibur bagi yang mendengarnya. Nada suara yang lucu sangat membahagiakan siapapun, khususnya orang tua si kecil.

Bahkan terkadang, seorang ayah yang lagi dinas luar kota sangat merindukan renyah tawa si kecil ini. Dan untuk mengobati rindu, tidak sedikit orang yang merekam suara tertawa sikecil dengan HP dan kemudian diputar saat rindu itu datang.

Tahukah Anda bahwa dalam renyah suara tawa bayi Anda terdapat manfaat yang sangat besar banginya. Beragaminfo.com mencatat paling tidak ada 7 manfaat yang terdapat dalam tawa bayi bagi si bayi itu sendiri.

Ketujuh manfaat tersebut adalah sebagai berikut sebagaimana yang diungkapkan Jovita Maria Ferliana Mpsi dari Rumah Sakit Royal Taruma Jakarta.

1. Tertawa sebagai olahraga : Tidak kita sadari bahwa di saat bayi kita tertawa itu artinya dia sedang berolahraga. Bila bayi tertawa selama 1 menit maka sama saja ia melakukan olahraga selama 20 menit. Hal ini dikarenakan, dalam tertawa telah dilibatkan sistem saraf dan bisa menggerak-gerakkan otot perut, dada, bahu, serta pernapasan. Gerakan yang ditimbulkan membuat tubuh seakan-akan sedang jogging di tempat. Otot-otot akan menegang lalu mengendur secara bergantian. Pada saat tertawa, paru-paru bayi mengembang dan tentu saja menyerap oksigen lebih banyak. Detak jantungpun meningkat lalu turun dan kembali wajar, seperti dengan selesai melakukan olahraga. Dampaknya adalah tubuh akan terasa rileks dan tenang.

2. Tertawa sebagai bentuk interaksi dengan lingkungan : Tertawa yang dilakukan bayi mempunyai kontek bahwa ia sedang belajar berhubungan dengan orang lain di luar dirinya sendiri. Ia sedang berusaha memberikan respon timbal balik antara dirinya dengan lingkungan sekitar yang mulai ia kenal. Ketika ia melihat orang-orang dewasa sesungguhnya ia sedang belajar bagaimana cara orang lain di luar dirinya tertawa ketika ia melihat atau mendengarkan sesuatu. Kemudian iapun menganalisis dan menirunya. Jadi, ketika ada sesuatu yang lucu baginya maka ia akan tertawa. Bayi juga akan belajar untuk bertingkah atau berbuat lucu sehingga lingkungan sekitarnya yakni moms, dads, kakek, atau nenek akan tertawa, begitu pula sebaliknya.

3. Tertawa sebagai bentuk mengatasi rasa sakit : Menurut penelitian Profesor Robin Dunbar, psikolog evolusioner di Universitas Oxford, tertawa terbahak-bahak, keras dan lama akan merangsang otak untuk melepaskan senyawa kimia yang disebut endorfin. Nah, endorfin ini bukan hanya menyebabkan bayi merasa senang dan nyaman, tapi juga mengurangi rasa sakit.

4. Tertawa sebagai upaya meningkatkan kecerdasan emosi (EQ) : Mengajak bayi tertawa juga bermanfaat untuk perkembangan emosinya kelak. Si kecil akan lebih mampu mengungkapkan emosinya dalam merespons lingkungan. Misalnya, ia akan tertawa melihat mimik lucu Ayahnya, atau tersenyum ketika ada orang yang menyapanya – meski tak ia kenal. Ketika Moms tertawa bersamanya, ia juga belajar bahwa tertawa adalah sesuatu yang disukai lingkungan. Sehingga ia pun akan belajar untuk mencoba membuat orang lain tertawa. Ke depannya, anak yang memiliki kecerdasan emosional tinggi biasanya juga memiliki selera humor yang tinggi. Louis Franzini, Ph.D, psikolog serta peneliti humor dari San Diego State University, menyatakan bahwa humor bisa meningkatkan kecerdasan emosional serta intelektual anak. Anak yang memiliki selera humor yang baik biasanya akan disukai teman-temannya, kreatif, percaya diri dan mampu memecahkan masalah yang lebih sulit.

5. Tertawa sebagai upaya meningkatkan kekebalan tubuh : Tertawa terbahak-bahak yang dilakukan oleh bayi ternyata dapat meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh si kecil dengan cara memicu produksi sel-sel limfosit yang bertindak sebagai pembunuh stres alami yang juga dapat melumpuhkan banyak penyakit.

6. Tertawa sebagai upaya mengurangi perilaku negatif : Seorang peneliti dari Maryland University, Baltimore, menyebutkan bahwa tertawa keras akan merangsang tubuh untuk memroduksi serotonin yang akan mengurangi ketegangan dan kemarahan. Tertawa akan membantunya merasa baik dan mengurangi perilaku negatif. Bayi yang tinggal di lingkungan yang menyenangkan akan tumbuh menjadi pribadi yang spontan dan optimis.

7. Tertawa sebagai upaya agara bayi tidur lebih nyenyak : Bayi yang secara rutin dapat tertawa baik alami atau karena stimulan dari luar, misalnya diajak bercanda dan tertawa akan membuatnya tidur lebih nyenyak pada malam harinya. Sebabnya adalah tertawa membuat otot-otot tubuh mungilnya menjadi rileks sehingga bayi bisa lebih mudah mendapatkan tidur yang nyenyak. (Sumber: Mom & Kiddie)